Tuesday, 09 Jun 2026

Bencana Sumatra: Perempuan Aceh berjuang besarkan bayi di huntara

12 minutes reading
Tuesday, 26 May 2026 04:42 24 german11


Nurul bersama anaknya, warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Sumber gambar, BBC/Andra Anhar

Keterangan gambar, Nurul bersama anaknya, warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Perempuan penyintas bencana di Aceh tak bisa membendung air mata kala menceritakan beratnya perjuangan membesarkan anak yang masih bayi, dalam ‘keterbatasan dan keterasingan’, enam bulan setelah Sumatra dihantam bencana.

Tulisan ini adalah seri pertama dari laporan khusus BBC News Indonesia meliput kisah perjuangan kelompok rentan itu melewati enam bulan pascabencana.

Nurul Akla, 23 tahun, warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, bercerita pada BBC News Indonesia tentang kesulitannya untuk memenuhi gizi bayinya sehari-hari.

“Sedih sekali. Saya sudah berusaha minum obat ini, itu, tapi ASI-nya (air susu ibu) enggak ada. Anak pun harus minum susu, tapi kami enggak mampu beli susu (formula),” kata sambil menangis, Kamis (07/05).

“Kami penghasilan pun enggak ada, kerjaan suami enggak ada. Kebun kami rusak semua,” tambahnya.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA