Saturday, 04 Jul 2026

Piala Dunia: Pemilihan pelatih ‘yang tak transparan’ dianggap picu kegagalan Timnas Korsel

9 minutes reading
Saturday, 4 Jul 2026 07:20 0 german11


Captain Son Heung-Min after his side lost to South Africa.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Kapten Korea Selatan, Son Heung-min dipotret usai kekalahan dari Afrika Selatan yang memastikan timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026, akhir Juni lalu.

“Sepak bola Korea Selatan sudah mati.” Kalimat yang terpampang di sebuah spanduk yang melayang di atas kerumunan massa yang marah itu seolah merangkum segalanya.

Para suporter berkumpul di luar Bandara Incheon, Seoul, untuk mengadang tim nasional setibanya mereka di tanah air setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada fase grup.

Kemarahan mereka terutama ditujukan kepada satu sosok: pelatih Hong Myung-bo, mantan kapten sekaligus pahlawan sepak bola Korea Selatan. Dia kini dianggap bertanggung jawab atas penampilan tim yang mengecewakan di panggung olahraga terbesar dunia.

Para pendukung Timnas Korea Selatan tidak menyembunyikan kekecewaan itu. Mereka menabuh drum dan meneriakkan slogan, “Hong mundur!”

Sebagian dari mereka bahkan mengikuti Hong hingga ke mobilnya, sementara pendukung lain memberi sambutan hangat kepada para pemain yang berjalan di belakang sang pelatih.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA