Saturday, 11 Jul 2026

Alam: Seberapa berbahaya erupsi Gunung Anak Krakatau terkini?

15 minutes reading
Saturday, 11 Jul 2026 05:56 1 german11


Foto udara ini, yang diambil pada 23 Desember 2018 oleh Bisnis Indonesia, menunjukkan gunung berapi Anak Krakatoa meletus di Selat Sunda di lepas pantai selatan Sumatera dan ujung barat Jawa.

Sumber gambar, NURUL HIDAYAT/AFP via Getty Images

Keterangan gambar, ILUSTRASI: Foto udara Gunung Anak Krakatau meletus pada 23 Desember 2018.

Gunung Anak Krakatau erupsi sebanyak 12 kali di Rabu (08/07) dan Jumat (10/07). Jumlah itu lebih dari setengah erupsi yang tercatat di sepanjang 2026, yaitu 17 letusan.

Rangkaian erupsi itu memunculkan pertanyaan: Bagaimana prediksi vulkanolog tentang aktivitas terbaru gunung di Selat Sunda itu? Apakah berbahaya dan berpotensi memicu tsunami seperti 2018 silam?

Lalu, bagaimana sejarah aktivitas Krakatau, yang tercatat sebagai salah satu letusan gunung berapi terbesar sepanjang sejarah dunia?

Seorang warga Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Banten, Ebi, mengaku menyaksikan kepulan asap Gunung Anak Krakatau dari warung miliknya, yang berada tepat di bibir pantai awal Juli lalu.

“Pas meletus saya lagi di warung. Biasanya cuma sedikit, tapi kemarin lumayan banyak, makanya saya langsung khawatir,” ujar pria 40 tahun itu, Rabu (08/07).





Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA