Monday, 13 Jul 2026

Koperasi Merah Putih dan berbagai kontroversi yang muncul: Anggaran miliaran untuk influencer hingga lokasi tak lazim

21 minutes reading
Monday, 13 Jul 2026 09:35 0 german11


Koperasi Merah Putih di kawasan wisata Stone Garden, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat

Sumber gambar, KOMPAS.com/BAGUS PUJI PANUNTUN

Keterangan gambar, Bangunan Koperasi Merah Putih di kawasan wisata Stone Garden, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Senin (06/07).

Dengan janji pemberdayaan ekonomi desa dan pemenuhan lapangan kerja, tata kelola anggaran dan pengadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diduga terindikasi potensi korupsi sistemik.

Hal ini terlihat dari sejumlah temuan, seperti: dugaan pengadaan triliunan rupiah yang tidak transparan bahkan berdampak pada dana desa, lokasi koperasi dan operasional yang bermasalah, keterlibatan militer, hingga anggaran miliaran rupiah untuk influencer dan program pelatihan yang tersebar di sejumlah lembaga.

BBC News Indonesia berkolaborasi dengan Klub Jurnalis Investigasi (KJI), dan KoMa (Koalisi Media Alternatif) untuk menelusuri aneka persoalan yang mengarah pada celah tata kelola pengadaan.

Anggaran influencer dan pelatihan miliaran rupiah

Sejak diumumkan, KDMP dirancang sebagai program lintas kementerian sehingga anggarannya terpecah di berbagai lembaga mulai dari Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pertahanan, hingga Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kementerian Koperasi yang selama ini mengurus koperasi, pada akhirnya, diberi wewenang menyusun modul, model bisnis, pelatihan tentang manajemen lewat program magang, dan sosialisasi masif.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA