Thursday, 14 May 2026

Pesta Babi Film 2026: Ada apa di balik pembubaran Film Pesta Babi?

14 minutes reading
Thursday, 14 May 2026 02:13 1 german11


Salah satu adegan film Pesta Babi saat masyarakat adat memasang Salib Merah atau Sasi sebagai tanda penolakan lahan mereka digusur.

Sumber gambar, Indonesia Baru/YouTube

Keterangan gambar, Salah satu adegan Dokumenter Pesta Babi saat masyarakat adat memasang Salib Merah atau Sasi sebagai tanda penolakan lahan mereka digusur.

Telah diterbitkan

Waktu membaca: 13 menit

Pemutaran Film Pesta Babi yang bercerita tentang eksploitasi lingkungan, khususnya di Papua, dibubarkan paksa di sejumlah daerah. Di tengah situasi ini, permintaan pemutaran filmnya justru makin meningkat hingga ribuan, kata sang sutradara Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Dale.

Dandhy Dwi Laksono menggambarkan situasi ini sebagai bentuk “menguji demokrasi kita”. “Makin ditekan akan makin kami perpanjang musim nobarnya (nonton bareng),” katanya.

Sementara, Cypri mengatakan, “Pesta Babi bukan film untuk ditonton saja dengan mata. Pesta Babi adalah film yang menuntut jawaban”.

Watchdog melaporkan setidaknya 21 kali “intimidasi serius” selama pemutaran film Pesta Babi di berbagai daerah di Indonesia. Intimidasi ini berupa telepon pihak keamanan, dipantau langsung intelijen keamanan, permintaan identitas penyelenggara hingga tindakan pembubaran acara secara paksa.

Insiden intimidasi terhadap pemutaran film ini mendapat perhatian dari parlemen. Ketua DPR, Puan Maharani mengaku baru mendengar “isi dan judul film dari film tersebut tentu saja sensitif”.





Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA