Sunday, 19 Jul 2026

Cara Erdogan mengubah Turki dalam satu dekade

8 minutes reading
Sunday, 19 Jul 2026 10:21 4 german11


Pendukung Presiden Recep Tayyip Erdogan mengibarkan bendera Turki saat mereka merebut sebuah tank militer setelah para tentara yang terlibat dalam upaya kudeta menyerah di Jembatan Bosphorus, Istanbul.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Upaya kudeta pada 2016 hanya berlangsung beberapa jam, tetapi konsekuensinya telah mengubah politik Turki selama satu dekade terakhir.

Tembakan di jalanan, tank melaju, pesawat jet tempur melintas rendah di atas gedung-gedung pemerintah, parlemen diserang—semuanya disiarkan secara langsung di televisi.

Bagi negara yang telah mengalami tiga kudeta dan dua intervensi militer lainnya, peristiwa pada 15 Juli 2016 merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Belum pernah parlemen Turki diserang dan belum pernah Jembatan Bosphorus di Istanbul—yang kini secara resmi disebut Jembatan Martir 15 Juli—menyaksikan pertumpahan darah seperti itu ketika warga sipil merespons seruan Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk melawan para pelaku kudeta.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di CNNTurk melalui panggilan FaceTime pada 16 Juli 2016 dini hari di Istanbul, Turki.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Kemunculan langsung Presiden Erdogan melalui telepon seluler dari lokasi yang tidak diketahui menjadi salah satu yang paling menentukan saat upaya kudeta berlangsung.

Berbicara secara langsung kepada seorang presenter televisi melalui sebuah aplikasi telepon seluler dari lokasi yang tidak diketahui, Erdogan mendesak para pendukungnya untuk turun ke jalan malam itu.

Masjid-masjid di seluruh Turki memperkuat pesannya melalui pengeras suara.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA