Thursday, 30 Jul 2026

Timur Tengah: Selain Selat Hormuz, ancaman muncul di Selat Bab al-Mandab

7 minutes reading
Thursday, 30 Jul 2026 04:15 2 german11


Tampilan satelit Selat Bab al-Mandab

Sumber gambar, Gallo Images via Getty

Keterangan gambar, Dengan lebar sekitar 36 km, Selat Bab al-Mandab menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Telah diterbitkan

Waktu membaca: 6 menit

Iran telah menutup Selat Hormuz sehingga kapal-kapal tanker dan kargo tidak bisa keluar dari Teluk Persia. Namun sekutu utama Iran di Timur Tengah menebar ancaman terbaru di sisi lain Semenanjung Arab.

Houthi, kelompok pemberontak yang didukung Teheran dan menguasai Yaman utara, telah mengumumkan “embargo maritim” terhadap sekutu Amerika Serikat, Arab Saudi, di Selat Bab al-Mandab.

Selat itu merupakan jalur perairan penting yang menghubungkan Teluk Aden dan Laut Merah, menuju Terusan Suez—yang dilalui sekitar 12% kapal pengangkut minyak dunia melalui laut.

Pada Senin, 20 Juli 2026, juru bicara militer Houthi, Yahya Sarea, mengatakan embargo itu merupakan pembalasan atas blokade Arab Saudi terhadap pelabuhan dan bandara di wilayah yang dikuasai Houthi.

Sebagai tanggapan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam tuduhan tersebut dan berjanji bahwa negara itu “akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kapal-kapalnya sesuai dengan hukum internasional”.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA