Tuesday, 09 Jun 2026

Kisah perempuan Aceh lewati tsunami 2004 dan banjir Sumatra 2025

13 minutes reading
Thursday, 4 Jun 2026 00:25 11 german11


Mawaddah adalah satu dari sekelompok warga di Kuala Cangkoi, Aceh Utara, yang menghadapi dahsyatnya bencana tsunami 2004 dan banjir 2025.

Sumber gambar, BBC/Andra Anhar

Keterangan gambar, Mawaddah adalah satu dari sekelompok warga di Kuala Cangkoi, Aceh Utara, yang menghadapi dahsyatnya bencana tsunami 2004 dan banjir 2025.

Belum hilang rasa sakit, kehilangan, dan trauma yang ditimbulkan bencana tsunami 2004, beberapa perempuan di Aceh harus kembali berjuang untuk pulih dari hantaman bencana banjir dan longsor November 2025 lalu.

Tulisan ini adalah seri ketiga dari laporan khusus BBC News Indonesia meliput kisah perjuangan kelompok rentan, penyintas perempuan, melewati enam bulan pascabencana Sumatra.

“Sampai sekarang, saya takut sekali berenang di laut, karena trauma tsunami 2004. Sekarang, saya takut dengan hujan deras. Dengar suaranya saja, langsung ingat banjir (bandang 2025) lalu,” kata Mawaddah, 36 tahun.

“Pada 20 tahun lalu, kami dihantam dari laut. sekarang kami dihajar dari darat,” ujarnya sambil menangis.

Mawaddah adalah satu dari sekelompok warga di Kuala Cangkoi, Aceh Utara, yang mengarungi dahsyatnya dua bencana itu.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA