Thursday, 11 Jun 2026

MBG: Apakah ganti pimpinan selesaikan masalah atau lebih baik hentikan program?

17 minutes reading
Thursday, 11 Jun 2026 03:47 5 german11


Warga yang tergabung dalam aliansi MBG Watch membawa peralatan dapur saat aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026). Aksi tersebut menuntut perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung.

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin

Keterangan gambar, Warga yang tergabung dalam aliansi MBG Watch membawa peralatan dapur saat aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (10/06).

Tanpa evaluasi secara menyeluruh, para pengamat berpandangan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai hanya akan meneruskan kegagalan program dan korupsi sistematis yang terjadi.

BBC News Indonesia menghimpun deretan persoalan yang muncul dan belum tuntas sejak awal program ini dijalankan pada awal 2025 hingga kini

Selain keracunan yang menimpa ribuan korban, kini ada ratusan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikabarkan tidak beroperasi karena dana belum turun.

Ada pula persoalan sertifikasi laik, sarana pengolahan air limbah, hingga dugaan penipuan perjanjian dan dugaan korupsi.

Sementara masalah-masalah tersebut belum teratasi, muncul potensi persoalan baru terkait gagasan penggunaan kantin sekolah sebagai pengganti dapur di daerah tertinggal. Hal ini berkaitan dengan kesiapan infrastruktur dan tata kelolanya.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA