Tuesday, 09 Jun 2026

Politik: Polemik menteri ‘melapor’ kepada Seskab Teddy

11 minutes reading
Tuesday, 2 Jun 2026 05:43 22 german11


Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbicara dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya usai melepas Raja Yordania Abdullah II di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma di Jakarta pada 15 November 2025.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbicara dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya usai melepas Raja Yordania Abdullah II di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma di Jakarta pada 15 November 2025.

Posisi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang kerap menerima “laporan” dari sejumlah menteri “tidak tepat dari segi kepantasan” dan “tidak layak secara administrasi pemerintahan”, menurut pengamat birokrasi dan administrasi negara dari Universitas Indonesia, Dian Puji Simatupang.

Sebab, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 148 Tahun 2024 tentang Kementerian Sekretariat Negara, posisi Sekretaris Kabinet—yang kini masuk ke dalam struktur organisasi Kementerian Sekretariat Negara—setara dengan pejabat Eselon II dan tidak semestinya memengaruhi manajemen presiden dan kabinet, Dian menambahkan.

Sebelumnya, media sosial riuh oleh video yang diunggah Kementerian Sosial berdurasi 37 detik berjudul “Seskab Terima Laporan Perkembangan Sekolah Rakyat”.

Seskab Teddy dan Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, disebut membahas pembukaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru yang akan dimulai pada Juli 2026 dan rencana penyekolahan 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah, serta anak jalanan di ibukota Jakarta melalui sepuluh Sekolah Rakyat.

BBC News Indonesia sudah berupaya menghubungi Menteri Saifullah Yusuf dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari. Tapi hingga artikel ini diterbitkan tidak ada tanggapan.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA