Thursday, 07 May 2026

LPDP libatkan TNI, penerima beasiswa bertanya ‘apa relevansinya?’

10 minutes reading
Thursday, 7 May 2026 01:09 0 german11


Sejumlah peserta Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian berbaris usai upacara Pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Fauzan

Keterangan gambar, Sejumlah peserta Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementerian berbaris usai upacara Pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pembekalan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan alasan untuk memperkuat nasionalisme, disebut pengamat pendidikan sebagai “pandangan yang naif, sempit, dan tidak masuk akal”.

Pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina, Totok Amin Soefijanto, menilai pembekalan ala militer justru bakal membuat penerima beasiswa lebih submisif ketimbang berpikir kritis.

Dian, seorang penerima beasiswa LPDP, juga mempertanyakan relevansi pembekalan ala militer dengan pendidikan akademiknya. Menurutnya, yang lebih dibutuhkan adalah kemampuan beradaptasi, menghadapi stres kuliah dan tugas yang menumpuk, serta mengidentifikasi masalah.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Mendikti Saintek, Brian Yuliarto, beralasan pelibatan institusi pertahanan itu tak lain untuk memberikan penguatan nilai-nilai nasionalisme, disiplin, serta kebangsaan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, I Nyoman Suadnyana, menyebut salah satu materi yang akan diberikan adalah latihan baris-berbaris. Meski, belakangan dibantah.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA