Wednesday, 20 May 2026

Aparat bungkam jurnalis dan aktivis dengan narasi antek asing, sebut laporan

20 minutes reading
Wednesday, 20 May 2026 04:55 2 german11


Presiden Prabowo Subianto

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Presiden Prabowo saat acara Satgas PKH di Jakarta.

Aparat, termasuk militer, disinyalir melancarkan disinformasi menggunakan narasi antek asing terhadap jurnalis dan aktivis. Tujuannya: membungkam suara-suara kritis. Dalam satu kasus, narasi antek asing berujung pada teror fisik seperti yang menimpa Andrie Yunus.

Melalui riset itu, menurut Amnesty International, kampanye narasi antek asing, salah satunya, dimotori oleh tentara.

Penyematan label “antek asing,” menurut laporan Amnesty International, berkontribusi atas praktik-praktik pembungkaman sekaligus menutup pintu bagi kritik terhadap kebijakan pemerintah. Kampanye antek asing disimpulkan sudah menggerogoti kebebasan berekspresi masyarakat sipil di Indonesia.

“Pemerintah Indonesia benar-benar berada di bawah tekanan karena gagal melindungi masyarakat,” sebut Chanatip Tatiyakaroonwong, peneliti Amnesty International yang terlibat dalam penyusunan laporan.





Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA