Friday, 10 Jul 2026

Koperasi Merah Putih bermasalah, omzet harian di Bojonegoro Rp100.000

13 minutes reading
Friday, 10 Jul 2026 01:49 0 german11


Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngambel, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tutup karena alasan token listrik habis, pada Rabu (8/7/2026).

Sumber gambar, Nurika Manan

Keterangan gambar, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngambel, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tutup karena alasan token listrik habis, pada Rabu (08/07).

Kelangsungan bisnis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Prabowo Subianto diprediksi tidak akan bertahan lebih dari satu tahun, menurut pengamat ekonomi dan UMKM, Ridwan Mahmudi.

Secara matematika bisnis, menurutnya, KDMP menyimpan sejumlah persoalan, mulai dari tidak adanya studi kelayakan dalam menentukan lokasi, perekrutan pegawai yang tidak proper, hingga penyeragaman model usaha di seluruh wilayah.

Sebelumnya, Kepala Desa Campurejo, Edi Susanto, menyentil soal ketidakjelasan sistem tata kelola dan model bisnis KDMP.

Berdasarkan taksirannya, omzet harian satu KDMP hanya Rp100.000–Rp300.000 sehingga mustahil menutup ongkos operasional gerai termasuk menggaji karyawan.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan model bisnis KDMP akan disempurnakan seiring telah berjalannya 1.061 koperasi sejak Mei lalu. Sehingga harapannya pada Agustus nanti, puluhan ribu koperasi yang tengah dikebut bisa langsung beroperasi seperti yang diinginkan Presiden.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA