Sunday, 08 Mar 2026

Timur Tengah: Bagaimana nasib negara-negara yang diintervensi oleh militer AS?

10 minutes reading
Sunday, 8 Mar 2026 08:57 0 german11


patung Saddam Hussein di Irak pada 2003.

Sumber gambar, Gilles BASSIGNAC/Gamma-Rapho via Getty Images

Keterangan gambar, Tentara Amerika Serikat memasang bendera negara mereka pada patung Saddam Hussein di Irak pada 2003.

Amerika Serikat kembali berperang di Timur Tengah dan Afrika, kawasan yang berpuluh tahun mengalami intervensi militer Washington dengan hasil yang kerap dipertanyakan.

Serangan yang dilancarkan pada 28 Februari terhadap Iran menewaskan pemimpin tertinggi negara itu, Ali Khamenei. Dia disebut sebagai salah satu target Presiden Donald Trump, dengan dalih mengakhiri program nuklir Iran sekaligus mendorong perubahan rezim di Republik Islam tersebut.

Trump bukanlah presiden pertama yang melakukan intervensi di kawasan Timur Tengah. dan Afrika Utara.

Pendahulunya, George Bush senior dan junior, serta Barack Obama, pernah menggulingkan Saddam Hussein di Irak dan Muammar Gaddafi di Libia. Namun kejatuhan para penguasa itu tidak membawa demokrasi atau kebebasan, melainkan perang saudara dan ketidakstabilan yang masih berlangsung hingga kini.

Di Suriah, Amerika Serikat sempat berperan mengakhiri kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS). Namun setelah jatuhnya Bashar al-Assad pada 2024, kekuasaan justru beralih ke kelompok lain.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA