Monday, 02 Feb 2026

Pegawai SPPG jadi ASN, tapi mengapa guru honorer terus-menerus tak punya kepastian kerja?

13 minutes reading
Saturday, 24 Jan 2026 21:02 11 german11


Seorang guru membawa kotak makan siang pada hari pertama program makan gratis di sebuah sekolah dasar di Banda Aceh pada 6 Januari 2025. Indonesia meluncurkan program makanan gratis senilai USD 4,3 miliar yang ambisius pada 6 Januari untuk memerangi pertumbuhan terhambat akibat kekurangan gizi, janji pemilihan utama Presiden Prabowo Subianto.

Sumber gambar, Chaideer Mahyuddin/AFP via Getty Images

Keterangan gambar, Seorang guru membawa kotak makan siang pada hari pertama program makan gratis di sebuah sekolah dasar di Banda Aceh pada 6 Januari 2025.

Waktu membaca: 11 menit

Sebanyak 32 ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian (PPPK) kerja. Kebijakan ini akan “merusak tata kelola pemerintahan” dan “memicu ketidakadilan”, kata pengamat.

Dia mencontohkan nasib guru honorer yang menunggu lama untuk bisa diangkat menjadi PPPK.

Agripa Selan, guru honorer di SMA Agape Nunusunu, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat terdiam dan berulangkali mencerna apa yang didengarnya.

Sesaat kemudian, ia bersuara menanggapi berita pengangkatan pegawai SPPG dari dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai PPPK ini.

“Mereka diangkat, kalau kita tidak diperhatikan. Itu bagaimana? Apa salahnya kalau kita yang diangkat?” tanya Agripa.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA