Friday, 06 Feb 2026

Mengapa MBG untuk balita dan ibu hamil dikritik ahli gizi?

13 minutes reading
Friday, 6 Feb 2026 01:03 0 german11


Paket MBG balita berupa burger yang dibagikan pada Kamis (05/02) di Jawa Barat.

Sumber gambar, Yuli Saputra

Keterangan gambar, Paket MBG balita berupa burger yang dibagikan pada Kamis (05/02) di Jawa Barat.

Waktu membaca: 14 menit

Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) disebut sejumlah pakar telah mengacaukan tata kelola gizi yang telah dibangun selama satu dekade terakhir.

Sebelumnya, orangtua balita di beberapa daerah mengeluhkan keberadaan makanan ultra-proses dan makanan dengan kandungan gula serta garam yang tinggi dalam menu MBG yang mereka terima, semisal: burger, roti isi, biskuit, susu kemasan, hingga kacang polong.

Saat dimintai tanggapan, juru bicara BGN, Dian Fatma, menolak menjawab pertanyaan dari BBC News Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Bina Institusi Masyarakat Pedesaan dan Perkotaan BKKBN/Kemendukbangga, Mahyuzar, menyebut MBG untuk 3B harus menjadi prioritas sebagai ujung tombak penanganan stunting.

Pemberian MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, balita bakal menyasar 9,1 juta penerima manfaat dan bakal semakin intensif pada tahun 2026 seiring dengan perluasan target nasional yang mencapai 89,2 juta.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA