Saturday, 21 Mar 2026

Lebaran 2026: Kisah mudik lebaran dari berbagai penjuru Indonesia – ‘Sebuah tradisi yang sulit dilewatkan’

13 minutes reading
Saturday, 21 Mar 2026 02:37 1 german11


mudik lebaran

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Abdan Syakura

Keterangan gambar, Pengendara melintas di Jalan Raya Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (18/03). Tiga hari jelang idul fitri, setidaknya 25.970 kendaraan telah melintasi jalur Padalarang menuju Bandung, Sumedang, Garut serta arah sebaliknya menuju Cianjur, Purwakarta dan Sukabumi.

Waktu membaca: 11 menit

Jutaan warga Indonesia mudik ke kampung halaman mereka pada Lebaran 2026, seperti yang telah berlangsung dari masa ke masa. Nyaris 8 juta orang mudik menumpang angkutan umum, terhitung sejak 8 hari jelang lebaran, sementara 100 juta warga lainnya diyakini akan menggunakan kendaraan pribadi—hampir 75% di antaranya mengendarai mobil—agar bisa tiba dan merayakan idul fitri di “tempat asal” mereka.

Para akademisi sejak lama telah mendedah makna di balik mudik di Indonesia, terutama menjelang perayaan lebaran. Salah satunya akademisi Vissia Ita Yulianto, yang dalam studi doktoralnya di University of Freiburg menilai bahwa mudik lekat dengan aktivitas merantau.

Orang-orang yang melakukan perjalanan mudik jelang lebaran, menurut Vissia, adalah para perantau. Namun para perantau ini diseburnya bukan cuma mereka yang menuju perkotaan dengan bekal keterampilan dan pendidikan, karena kebanyakan justru berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Orang-orang ini, dalam kajian Vissa, meninggalkan tempat asal bukan untuk merantau, melainkan untuk mengadu nasib.

Menurut Vissa, mudik merupakan jembatan bagi orang yang memiliki identitas urban dan pedesaan.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA