Friday, 06 Mar 2026

Kisah para pekerja WNI yang terjebak dalam ‘kerja paksa’ di Taiwan

20 minutes reading
Friday, 6 Mar 2026 00:18 0 german11


Ilustrasi pekerja manufaktur
Keterangan gambar, Banyak pekerja migran asing di Taiwan terbeban oleh utang dan terjerumus ke dalam “kerja paksa”.

Amu (bukan nama sebenarnya) menyimpan bekas luka sepanjang 15 sentimeter pada pergelangan kaki kanannya. Luka itu merupakan jejak dari tahun keduanya bekerja di Taiwan. Saat itu, kakinya patah akibat tersangkut mesin dalam sebuah kecelakaan kerja.

“Saya sangat ketakutan waktu itu,” ujarnya kepada BBC Chinese.

Pada malam hari, ia sulit tidur—bukan karena rasa sakit, melainkan karena takut kehilangan pekerjaan dan akhirnya terhimpit utang.

Amu, kini berusia 32 tahun, berasal dari Jawa Tengah. Tujuh tahun lalu ia merantau ke Taiwan dengan harapan bisa mengumpulkan uang untuk dikirim ke keluarganya di Indonesia.

Seperti ratusan ribu pekerja migran lainnya, ia harus meminjam uang untuk membayar biaya agen yang tinggi. Bahkan setelah bekerja lebih dari setahun, sebagian besar gajinya masih habis untuk menutup utang.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA