Monday, 02 Feb 2026

Dewan Perdamaian: Indonesia gabung organisasi bentukan Trump – ‘Kita berisiko jadi antek asing, kalau tak punya agenda jelas’

14 minutes reading
Sunday, 25 Jan 2026 03:06 7 german11


Presiden AS Donald Trump akan memamerkan "Dewan Perdamaian" barunya di Davos pada 22 Januari 2026, memperkuat klaimnya sebagai pembawa perdamaian sehari setelah menarik kembali ancamannya sendiri terhadap Greenland.

Sumber gambar, AFP via Getty Images

Keterangan gambar, Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada pertemuan “Dewan Perdamaian” di sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 22 Januari 2026.

Waktu membaca: 13 menit

Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Davos, Swiss, Kamis (22/01).

Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam badan ini “benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza”.

Sementara itu, pengamat hubungan internasional, menilai Indonesia akan lebih punya peran lebih kuat dalam memperjuangkan keadilan bagi Palestina. Asalkan punya agenda yang jelas. Tanpa itu, hanya akan jadi “antek asing”.

Dalam pernyataan bersama sebelumnya, setidaknya delapan pemimpin negara, termasuk Indonesia menyatakan keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian ini.

Lembaga yang diklaim akan mengurus Gaza ini memicu kekhawatiran sekaligus beragam pertanyaan tentang peta politik internasional.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA