Wednesday, 04 Feb 2026

Aceh: Kisah petani kopi Gayo bertahan hidup usai dihantam banjir dan longsor

11 minutes reading
Tuesday, 3 Feb 2026 00:55 2 german11


Dari satu hektare lahan milik Sumiaji kini hanya menyisakan 20% tanaman kopi.

Sumber gambar, Iwan Bahagia

Keterangan gambar, Dari satu hektare lahan milik Sumiaji kini hanya menyisakan 20% tanaman kopi.

Waktu membaca: 12 menit

Bencana hidrometeorologi di Sumatra telah merusak belasan ribu hektare kebun kopi arabika di dataran tinggi Gayo, Aceh. Hal ini disebut berdampak pada kondisi ekonomi para petani hingga berpotensi menciptakan kelangkaan pasokan kopi di pasaran nasional dan internasional.

Bagaimana kisah para petani kopi Gayo bertahan hidup di tengah sumber utama kehidupan mereka diterjang bencana November lalu?

Sumiaji, 45 tahun, tengah memanggul tiga jerigen bekas oli dengan dahan kayu. Dia mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dari kebun kopi miliknya, di Kampung Paya Reje Temi Delem, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Bersama tiga petani kopi lainnya, dia berjalan pulang menapaki jalan yang menyisakan bebatuan dan gelondongan kayu, yang masih tak bisa dilalui kendaraan.

Bencana alam November lalu telah merusak sebagian besar lahan kebun miliknya yang ditanami dengan kopi arabika Gayo, alpukat, dan kerap diselingi dengan cabai.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA