Wednesday, 18 Feb 2026

Ramadan 2026: Jelang puasa, rumah korban banjir di Aceh masih tertimbun lumpur – ‘Saya pelan-pelan bangkit sendiri, tanpa bantuan dari pemerintah’

12 minutes reading
Wednesday, 18 Feb 2026 06:40 1 german11


Sejumlah bocah penyintas bencana melihat proses penyembelihan sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi meugang di Desa Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Rabu (18/2/2026).

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Arnas Padda

Keterangan gambar, Sejumlah bocah penyintas bencana melihat proses penyembelihan sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk tradisi meugang di Desa Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, Rabu (18/02).

Tiga bulan setelah Aceh diterjang banjir bandang, kehidupan sehari-hari masih jauh dari kata pulih. Lumpur yang mengeras setinggi pinggang orang dewasa masih melahap rumah-rumah warga di daerah Meureudu, ibu kota Kabupaten Pidie Jaya.

Di Aceh Tamiang, para warga menggambarkan permukiman mereka seperti wilayah yang habis terkena bom. Seisi kota diselimuti debu tebal yang berasal dari lumpur mengering.

“Kami ingin hidup normal lagi. Sekarang kalau keluar rumah, harus pakai masker dua lapis, kacamata, dan topi. Kami juga rindu melihat tanaman hijau dan langit biru,” ucap Desrina Akmalia.

Sebelumnya Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengklaim pemulihan pascabencana di Sumatra berjalan dengan sangat cepat. Ia menilai kondisi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sudah lebih baik setelah dilanda banjir dan longsor.

Adapun Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyebut bantuan Rp4,7 triliun untuk korban bencana banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar dicairkan pada pekan lalu.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA