Monday, 02 Feb 2026

TNI: Mengapa pembangunan markas batalyon ditolak warga di sejumlah daerah?

16 minutes reading
Thursday, 29 Jan 2026 04:58 8 german11


TNI

Sumber gambar, Kompas.com/MOH.ANAS

Keterangan gambar, Ratusan warga Pasuruan menolak pembangunan markas batalyon, Desember 2025.

Pembangunan batalyon TNI yang digalakkan pemerintah memantik penolakan di beberapa daerah disertai bermacam alasan. Benang merahnya kurang lebih serupa: ancaman hilangnya ruang hidup.

Pemerintah menargetkan lahir ratusan batalyon baru di setiap tahunnya, dimulai dari 2025.

Batalyon ini tak cuma berfungsi mendukung fungsi tempur sebagaimana karakter utamanya, melainkan juga program-program utama pemerintah—swasembada pangan atau makan bergizi gratis (MBG).

Di Biak, Papua, rencana pendirian batalyon ditentang lantaran bersinggungan dengan lokasi sakral leluhur sekaligus sumber mata air. Di luar itu, pelepasan tanah turut dituding ditempuh secara sepihak.

Sementara di Pasuruan, Jawa Timur, penolakan terhadap pembangunan batalyon tak lepas dari riwayat konflik yang telah lama mengendap.





Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA