Tuesday, 23 Jun 2026

Seni: Dari Freeport hingga anak Prabowo: Mempertanyakan etika ArtJog.

13 minutes reading
Monday, 22 Jun 2026 06:46 10 german11


Ompreng MBG (Makan Begizi Gratis) berisi kritikan terhadap kebijakan Presiden Prabowo.

Sumber gambar, Furqon Ulya Himawan

Keterangan gambar, Instalasi seni bertajuk ‘Food Estate’ oleh Dolorosa Sinaga dan kelas aktivisme seni.

Muncul rentetan aksi penolakan beberapa hari sebelum ‘lebaran seni kontempor’ ArtJog digelar ketika nama putra semata wayang Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, tersemat di dalamnya.

Para seniman bahkan menjuluki bursa seni itu sebagai ‘Artjoke‘, sebuah paradoks yang menampilkan kritik lingkungan, sosial dan politik tetapi lekat dengan uang pihak yang dianggap punya imaji destruktif.

Kejadian 10 tahun lalu terulang kembali. Kala itu, para seniman menolak hadirnya PT Freeport Indonesia sebagai sponsor ArtJog ke-sembilan, kini pada perhelatan ke-18, ArtJog ternyata masih membutuhkan sponsor strategis dari Yayasan Didit Hediprasetyo.

Sejumlah karya seni yang dipamerkan, menelanjangi kebijakan Presiden Prabowo, seperti seni instalasi karya Dolorosa Sinaga kolaborasi dengan Kelas Aktivisme Seni, di lantai satu galeri ruang pamer Artjog.

Instalasi itu memperlihatkan ompreng MBG (Makan Bergizi Gratis), berisi uang kertas Rp100.000, botol dengan logo segitiga warna kuning bergambar tengkorak dan tulang bersilang, kertas tagihan bertuliskan kop sekolah, logo segi lima serupa logo TNI yang disampingnya ada tulisan berhuruf kapital ‘FOOD ESTATE’ yang ditampilkan di atas tumpukan nasi.





Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA