Friday, 12 Jun 2026

Harga Pertamax naik – Kisah ojol beralih ke Pertalite ‘Ya Allah, cobaan apa ini?’

14 minutes reading
Friday, 12 Jun 2026 05:06 2 german11


Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026).

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Keterangan gambar, Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/06).

Kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green yang melambung lebih dari 30% pada Selasa malam (09/06) mengejutkan banyak orang. Mengapa kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi ini bisa berdampak luas?

Temuan BBC News Indonesia di lapangan, dampaknya langsung terasa. Kurir paket yang tiap hari menggantungkan penghasilan dari sepeda motornya tak punya banyak pilihan.

Demi menjaga mesin prima, ia harus tetap membeli Pertamax—meski itu berarti penghasilan yang sudah pas-pasan kini makin tergerus.

Sebagian lain yang beralih ke Pertalite juga bukan tanpa risiko. BBM ini tidak cocok untuk beberapa jenis mesin dan, jika dipaksakan, bisa memicu kerusakan jangka panjang—sementara harga suku cadang sepeda motor sudah naik hingga 30%.

Bagaimanapun, analis memperkirakan disparitas yang tinggi dari kenaikan kedua BBM nonsubsidi ini akan membuat banyak orang beralih ke Pertalite, berpotensi memicu kelangkaan, antrean panjang dan menambah tekanan pada APBN.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA