Friday, 22 May 2026

Suku bunga acuan naik: Cicilan akan naik, kelas menengah bersiap turun kelas

11 minutes reading
Friday, 22 May 2026 04:28 1 german11


Wisatawan mengendarai sepeda di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (14/05).

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya

Keterangan gambar, Wisatawan mengendarai sepeda di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis (14/05).

Telah diterbitkan

Waktu membaca: 11 menit

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan untuk menyetabilkan rupiah dan mencegah harga-harga barang melambung tinggi. Namun, kelas menengah diyakini harus menanggung akibatnya.

“Mungkin kita lebih menghemat untuk makan lauk pauk yang seadanya. Tidak lagi ada buah-buahan atau roti,” kata seorang warga Sulawesi Selatan yang masih punya cicilan rumah.

Di tengah penaikan suku bunga acuan, ekonom meneropong akan semakin banyak kelompok menengah yang turun kelas menjadi kategori rentan dan miskin. Musababnya, dunia kelas menengah dekat dengan cicilan.

Sebelumnya, BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers, Rabu (20/05).



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA