Saturday, 09 May 2026

Hantavirus: Terdeteksi di Indonesia, seberapa berbahaya?

8 minutes reading
Saturday, 9 May 2026 01:41 0 german11


Gambar ilustrasi pengujian hantavirus dengan tabung laboratorium berisi cotton bud dan label HANTAVIRUS di samping siluet tikus di latar belakang.

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Gambar ilustrasi pengujian hantavirus dengan tabung laboratorium berisi cotton bud dan label HANTAVIRUS di samping siluet tikus di latar belakang.

Kementerian Kesehatan memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta “negatif hantavirus” dan telah dinyatakan sembuh.

Wabah hantavirus menyita perhatian publik, setelah virus ini terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar dari Argentina dan menyebabkan setidaknya tiga orang meninggal.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan pihaknya siap mengantisipasi penyebaran hantavirus varian Andes, yang disebut masih terkonsentrasi di kapal pesiar tersebut.

Budi Gunadi juga menjelaskan, Indonesia memiliki panduan skrining untuk hantavirus, termasuk dalam bentuk rapid test seperti Covid-19 atau reagen yang digunakan di mesin PCR.

Epidemiolog Masdalina Pane menerangkan hantavirus bukanlah penyakit baru di Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, sudah lebih dari 250 kasus suspek hantavirus. Namun, hanya 23 yang dinyatakan positif.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA