Wednesday, 29 Apr 2026

Medsos: Sebulan pembatasan medsos untuk anak, ‘masih ada celah palsukan umur’

17 minutes reading
Wednesday, 29 Apr 2026 09:25 1 german11


Seorang siswa SMP, gadis berusia 14 tahun (kiri), dan teman-temannya menonton TikTok di smartphone setelah kegiatan sekolah pada tanggal 27 Maret 2026 di Yogyakarta

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Seorang siswa SMP, gadis berusia 14 tahun (kiri), dan teman-temannya menonton TikTok di smartphone setelah kegiatan sekolah pada tanggal 27 Maret 2026 di Yogyakarta.

Genap sebulan Kementerian Komunikasi dan Digital menerapkan aturan pembatasan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun. Namun, masih tersisa celah bagi anak-anak agar bisa mengakses layanan medsos. Antara lain, dengan mengakali batasan umur dan mendaftarkan akun atas nama orang tua.

Dhania (12) duduk selonjor di samping ibunya sembari menatap lekat layar ponselnya. Pada Minggu (19/04) malam, ia sudah tidak diizinkan keluar oleh ibunya untuk bermain bersama teman sebayanya sehingga menikmati video-video pendek di TikTok Lite menjadi pelampiasannya.

“Sabtu dan Minggu memang jatah dia juga pegang handphone. Tadinya kalau pegang handphone main-main game kucing. Lama-lama, rupanya dia punya TikTok. Aku tahunya pas dia sudah bikin akun dan bikin video rekam joged-joged sama kawannya,” ungkap Putri (40), ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Tanjung Mulia, Medan, Sumatera Utara.

Ketika ditanya mengenai proses membuat akun tersebut, Dhania mengaku memalsukan usianya menjadi 15 tahun tanpa sepengetahuan sang bunda. Teman-teman sepermainannya juga melakukan hal yang sama.

Meski usia palsunya tersebut semestinya juga terkena pembatasan, Dhania dan sejumlah temannya masih bisa mengakses akunnya sampai sekarang.



Source link

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA